Akhirnya Transjabodetabek Meluncur di Kabupaten Bekasi

Pemerintahan384 Dilihat

CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan sejumlah pemangku kepentingan resmi melakukan Flag Off Layanan Transjabodetabek Koridor Cawang–Cikarang (Kota Jababeka), di kawasan Jababeka, Cikarang Utara, Kamis (12/2).

 

Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan adanya kerjasama sistem Transportasi Modern dari Transjakarta antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan Pemprov Dki Jakarta merupakan untuk menjawab pelayanan transportasi yang aman dan nyaman bagi warga yang berdomisli di kawasan Kab Bekasi.

 

“Transjabodetabek yang beroperasi ini ada tarifnya dimana mulai operasional jam 05.00 wib sampai jam 07.00 tarifnya Rp.2000 rupiah, kemudian dari jam 07.00 kebawah dikenakan tarif normal yakni 3500 rupiah. Dan ini pun dianggap efisien dan murah yang mana di subsidi langsung Pemprov Dki,” ungkapnya kepada awak media.

 

Menurut Asep, Peluncuran Transjabodetabek di salah satu pusat industri terbesar di Indonesia dengan ribuan perusahaan yang beroperasi dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah sangat besar setiap harinya dianggap sangat tepat. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pertumbuhan tersebut juga membawa konsekuensi berupa tantangan serius, mulai dari kemacetan lalu lintas, tingginya biaya perjalanan, kelelahan pekerja akibat waktu tempuh yang panjang, hingga tekanan terhadap kualitas lingkungan.

 

“Di sisi lain, kita menghadapi kemacetan, biaya perjalanan yang tinggi, serta tekanan terhadap lingkungan. Karena itu, penguatan angkutan umum massal yang andal, terjadwal, nyaman, dan terjangkau bukan lagi pilihan, tetapi sebuah keharusan,” tegasnya

 

Pria yang berdomisli Di Cikarang Utara ini menuturkan Kerja sama lintas wilayah ini merupakan contoh konkret bahwa sinergi antar daerah dan antar lembaga mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.”ujarnya.

 

“Kabupaten Bekasi nantinya tinggal membuat feeder-feeder mana saja yang menjadi angkutan transjabodetabek ini menjadi layanan transportasi masal yang bisa diakomodir sehingga jangan sampai mahal,” imbuhnya.

 

Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Harmawan menyampaikan operasional Transjabodebek Cikarang-Cawang nantinya dilayani sebanyak 14 Armada diantaranya 10 Armada stay di Jababeka dan 4 armada stay dari cawang. Operasional transjabodetabek ini mulai pukul 05.00 hingga 22.00 wib.

 

Ujang menyebutkan beroperasinya Transjabodetabek sendiri sangat membantu untuk mengurangi masuknya jumlah kendaraan pribadi ke wilayah jakarta. Kendati demikian jarak layanan Cikarang ke Cawang menempuh 29 km dan membutuhkan biaya operasional yang cukup tinggi.

 

“Ini merupakan perkembangan transportasi dalam menuju jakarta sebagai kota global. Karena ini merupakan permintaan pa Gubernur DKI juga yang menginginkan layanan transportasi bisa menjangkau kantong kantong wilayah perbatasan dengan DKi Jakarta,”terang dia.

 

Senada disampaikan Plt Kepala Dinas Perhubungan Kab Bekasi, Agus Budiono dengan diluncurkannya transportasi modern Jabodetabek ini menjawab pelayanan Pemerintah kepada masyarakat terutama pengguna angkutan umum.

 

Agus memaparkan bahwa langkah berikutnya yang harus dilakukan pihaknya (Diahub Kab Bekasi-red) adalah dengan melakukan sosialisasi perlahan dan menyeluruh bahwa di kab bekasi sudah terlayani langsung angkutan yang menuju jakarta begitu juga sebaliknya.

 

“Kebanyakan warga yang bekerja di jakarta ini kan kebanyakan naek kereta dari stasiun cikarang, sekarang hadirnya tranjabodebek ini bisa menjadi transporatasi alternatif pilihan dalam bepergian. Tinggal kita hitung saja masyarakat yang yang tinggal di wilayah jababeka, lemah abang, berapa per harinya bepergian ke jakarta,” pungkas dia (RED)

Kabar Berita Satu