KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menyebutkan arena pertandingan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat yang berlangsung pada 7-20 November 2026 telah siap digunakan, dilengkapi sejumlah fasilitas berstandar hingga internasional dengan konsep arsitektur modern.
“Kalau saya sih berani menyebut 98 persen, tinggal non teknis seperti akses maupun supporting sistem saja karena semua sudah oke, paling tinggal kita make up sedikit,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bekasi Arwani di kompleks Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Senin.
Ia mengatakan Kota Bekasi ditunjuk tuan rumah utama dengan menggelar 49 sub cabang dari 37 cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada multi ajang olahraga empat tahunan terbesar se-Jawa Barat itu. Sementara Kota Bogor 27 dan Kota Depok 14 cabang olahraga.
“Ada tiga tuan rumah bersama pada Porprov Jabar besok. Tadinya kita bukan tuan rumah utama tapi sekarang ditunjuk sebagai tuan rumah utama. Ada 37 cabang olahraga dengan 49 sub cabang yang akan digelar di Kota Bekasi,” katanya.
Kompleks Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi menjadi titik utama penyelenggaraan pertandingan. Stadion berkapasitas lebih dari 30.000 tempat duduk berjenis single seat yang dibangun sesuai standar internasional itu juga akan dijadikan lokasi upacara pembukaan Porprov XV Jawa Barat 2026.
Selain kompleks Stadion Patriot, Gelanggang Olahraga (GOR) Bang Yan juga telah dipersiapkan untuk menyambut para duta olahraga asal 27 kota dan kabupaten se-Jawa Barat tersebut. Sisanya, tersebar di sejumlah wilayah kecamatan.
Cabang olahraga yang dipertandingkan di Kota Bekasi didominasi oleh olahraga dalam ruangan atau indoor di antaranya sepak bola, bola voli, badminton, sepatu roda maupun beli diri seperti wushu, muay thai hingga kick boxing.
Arwani mengaku beberapa cabang olahraga juga akan digelar di luar daerah tuan rumah bersama mengingat ketiadaan ruang terbuka untuk menggelar olahraga air maupun yang berlokasi di dataran tinggi sehingga dialihkan ke wilayah pendukung.
“Cuma karena Kota Bekasi ini enggak punya gunung, enggak punya laut. Jadi kita menumpang di Cipule Karawang untuk menggelar cabang dayung serta di Indramayu untuk olahraga layar,” kata dia. (ADV)




