oleh

Rapat Konsolisasi DPD Golkar Kota Bekasi Di Hentikan, Ketua Plt DPD Golkar Kota Bekasi Akan Laporkan Ke DPD Golkar Jabar Dan DPP Golkar

-Terkini-4314 Dilihat

Kota Bekasi, KBS – Rapat silaturahmi dan konsolidasi DPD Partai Golkar Kota Bekasi yang rencananya berlangsung di Hotel Aston Imperial dibubarkan oleh petugas Satpol PP, Satuan Tugas Covid 19, oknum kader Partai Golkar dengan alasan protokol kesehatan(Prokes), Jumat(30/4),kepada awak media.

Rapat akhirnya batal digelar oleh Plt Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi Aria Giri Naya, Plt Sekretaris M, Amin Fauzi , Agus Sihombing, Wahyu M Ginanjar dan Haben Wiratmaja karena adanya intervensi pihak ke tiga yang menekan managemen hotel untuk tidak mengijinkan adanya kegiatan rapat golkar yang dipimpin Ketua Plt DPD Partai Golkar Kota Bekasi.

Dalam konferensi persnya, Aria Giri Naya mengaku ada intervensi dari pihak ketiga yakni satpol pp, satgas gugus Covid 19 yang notabene anak buah Walikota Bekasi, Rahmat Effendi yang mendatangi managemen hotel Aston Imperial sebelum terlaksananya rapat konsolidasi.

Dimana posisi Walikota Bekasi Rahmat Effendi saat ini masih merupakan kader Partai Golkar Kota Bekasi meskipun statusnya mantan Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi.

“Jam sepuluh pagi, mereka mendatangi pihak managemen dengan alasan prokes dan menekan pihak hotel untuk tidak memberikan ijin ke kami,” tegas Aria.

Untuk itu, Aria menuding ada pihak – pihak yang menginginkan atau tidak puas dengan agenda DPD Partai Golkar Kota Bekasi hari ini.
” Kami akan melaporkan semuanya ke tingkat DPD Partai Golkar Propinsi Jabar dan DPP Partai Golkar,” terangnya.

Disinggung soal alasannya kenapa pihak managemen tidak memberikan ijin kepada Partai Golkar yang dipimpinnya, padahal di Hotel Aston Imperial masih banyak kegiatan yang melibatkan banyak orang untuk buka bersama.

Aria mengaku tidak mau berdebat dengan pihak managemen dengan alasan managemen hotel memohon kepada dirinya karena diduga ketakutan terancam ijin usahanya.

” Kami lebih mempertimbangkan alasan pihak managemen karena tertekan khawatir terancam usahanya yang dianggap melanggar prokes,” ucapnya.

Aria bahkan menilai agar masyarakat yang menilai atas peristiwa yang terjadi di agenda Partai Golkar kota Bekasi yang gagal digelar.

” Amanah Musda DPD Partai Golkar insya allah akan kami laksanakan, diantaranya upaya kami dengan rencana rapat konsolidasi hari ini,” pungkasnya. (Adh)

Komentar