Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arwis Sembiring Setuju Dengan Target Untuk Peningkatan PAD Tahun ini

Advertorial588 Dilihat

KOTA BEKASI – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi optimis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2026 mampu tembus di angka 96 persen. Untuk mencapai target tersebut, Bapenda akan melakukan penyisiran terhadap Wajib Pajak (WP) yang akan diprioritaskan pada sektor perhotelan, rumah makan serta pengoptimalan PBB dan BPHTB.

Menanggapinya, anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arwis Sembiring menyatakan setuju dengan target yang ditetapkan Bapenda untuk peningkatan PAD tahun ini. Termasuk rencana pemberian insentif kepada petugas pemantauan dan monitoring (Pamor) atas kinerja tertentu dalam melaksanakan pemungutan pajak daerah.

“Dalam rangka untuk meningkatkan PAD kita sangat setuju dengan Bapenda yang sekarang akan dilakukan, karena Pamor juga akan di kasih intensif untuk bisa lebih efektif bekerja. Karena selama ini kan ada insentif tapi hanya dari kelurahan,” kata Arwis Sembiring usai rapat dengan Bapenda membahas evaluasi rencana kerja.

Politisi Demokrat ini juga mendorong Bapenda Kota Bekasi untuk mendongkrak perolehan PAD, dari yang sebelumnya di angka 85,6 persen pada 2025 lalu, menjadi 90 persen lebih di tahun ini.

“Kita minta perolehan PAD lebih ditingkatkan lagi, itu saja dorongan dari kita. PAD 2025 sebesar 85,6 persen, kalau di kasih 90 itu kan lebih bagus, itu harapan kita,”ujarnya.

Untuk mencapai hal tersebut, menurutnya perlu dilakukan koordinasi menyeluruh yang melibatkan para stakeholder juga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam perencanaan target PAD.

“Dalam hal ini maunya Wali Kota membuat undangan agar seluruh OPD hadir tanpa di wakilkan supaya bisa memberikan masukan masukan positif. Kalau yang datang eselon IV /staf kan enggak bisa dia mengambil keputusan, jadi ya memang harus rapat terkoordinasi. Artinya, untuk meningkatkan PAD bukan tanggung jawab Bapenda saja, tapi tanggung jawab seluruh elemen termasuk kita (DPRD),”pungkasnya. (ADV)