oleh

EDUKASI-SOSIALISASI PENGELOLAAN SAMPAH DIHADIRI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KAB. BEKASI

-Uncategorized-198 Dilihat

Bekasi, KabarBeritaSatu – Kabupaten Bekasi sudah darurat sampah. Demikian dikatakan oleh Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan, ketika meninjau tumpukan sampah di Kecamatan Cabangbungin Muara Gembong Kabupaten Bekasi belum lama ini.

Pencinta Peduli Rakyat dan Keindahan Lingkungan Kabupaten Bekasi, melakukan Edukasi dan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Kabupaten Bekasi, di Mesjid Baitul Ma’Mur” Perumahan Telaga Sakinah, Desa Telaga Murni, Kec. Cikarang Barat. Rabu (10/08).


Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup, diwakili Mansyur, Perwakilan PT. Ejip, Bpk. Saidi, Perwakilan PT. Coca-cola Bpk. Dito. Pelaksana acara, Forum “BANK SAMPAH”, Kabupaten Bekasi, yang diketuai oleh H. Suhapli Mengatakan Sampah di Kabupaten Bekasi kurang lebih 2600 ton setiap hari, terdiri dari 60% sampah organik, 40% sampah non organik”,sementara lahan Penampungan sampah akhir sudah penuh.

Apabila, sampah organik dikelola di tingkat Desa dan Kecamatan Se-Kabupaten Bekasi, dengan baik, dapat meningkatkan “PEREKONOMIAN MASYARAKAT” katanya menambahkan yang paling menarik Perhatian Ratusan Peserta dari berbagai Desa dan Kecamatan itu adalah, ketika haji Herman, Pengelolaan Sampah Organik menjelaskan: “ ECO ENZIME MELINDUNGI BUMI”.

Pendiri Komunitas Cinta Bersih (KCB), Nelson.S ketika ditemui kabarberitasatu.com dikawasan LIPPO Cikarang mengatakan “Saya sangat mendukung kegiatan Komunitas dan atau Bank Sampah di seluruh NKRI yang kita cintai ini, selain daripada Meningkatkan Kesehatan, Keindahan, dapat meningkatkan Perekonomian Masyarakat Luas, katanya sambil menunjukkan Buku Program KCB. (Anthony)

Komentar