Obon Tabroni Tekankan Pentingnya Imunisasi Rutin Lengkap

Berita312 Dilihat

KAB BEKASI – Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I), kini kembali menjadi ancaman serius bagi kesehatan anak-anak. Tanpa cakupan imunisasi yang luas, risiko munculnya Kejadian Luar Biasa (KLB) seperti campak, difteri, hingga polio kian nyata di tengah masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Obon Tabroni, dalam sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), terkait pencegahan PD3I melalui imunisasi di Lapangan Serbaguna, Telagamurni, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (14/3/2026).

“Imunisasi adalah upaya orang tua untuk memberikan kekebalan aktif kepada anak. Jadi, jika suatu saat terpapar penyakit, gejalanya bisa diminimalisir dan tidak berakibat fatal atau kematian,” ujar Obon.

Dalam kegiatan yang digelar bersama Kementerian Kesehatan RI tersebut, Obon merinci beberapa jenis penyakit yang masuk kategori PD3I, mulai dari Hepatitis B, polio yang menyebabkan kelumpuhan layu, hingga DPT (Difteri, Pertusis, dan Tetanus).

Ia menyoroti kasus KLB campak dan rubella, yang belakangan kembali meningkat di beberapa wilayah. Penyakit tersebut menurutnya sangat berbahaya, karena bisa memicu komplikasi seperti radang paru (pneumonia) hingga radang otak.

“Salah satu manfaat utama imunisasi adalah menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity. Jika cakupan imunisasi di suatu wilayah tinggi, maka penyebaran virus bisa terjaga dan tidak terjadi kasus yang lebih berat,” jelas politisi Partai Gerindra tersebut.

Obon juga memaparkan jadwal imunisasi rutin lengkap, mulai dari bayi baru lahir (HB0) hingga anak usia sekolah kelas 1 dan 5 SD. Ia mengingatkan para ibu tentang pentingnya vaksinasi Tetanus Difteri (TD) bagi wanita usia subur.

Ia menekankan, bahwa keberhasilan program tersebut tidak akan tercapai, tanpa dukungan keluarga dan peran aktif kader kesehatan di Posyandu. Obon memastikan, bahwa seluruh layanan imunisasi di fasilitas kesehatan pemerintah tidak dipungut biaya.

“Tidak ada kata terlambat. Pelayanan di Posyandu maupun Puskesmas, seperti Puskesmas Telagamurni, semuanya gratis. Ayo bawa anak-anak kita untuk mendapatkan hak kesehatannya,” tutup Obon. (RED)