oleh

Produk KPM PKH Se Kabupaten Bekasi Tampil Di Gebyar UMKM Jababeka

-Terkini-750 Dilihat

CIKARANG UTARA, KBS – Gebyar UMKM di Living Plaza Jababeka, Rabu (16/2) diselenggarakan oleh Gerakan Organisasi Wanita (GOW) dibawah naungan Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A). Gebyar UMKM ini dibuka selama 13 hari, dihadiri 33 organisasi wanita. Adapun tema yang diusung dalam Gebyar UMKM ini yaitu “Membangun perempuan kreatif Indonesia maju”.

“Salah satu tujuan dari Gebyar UMKM ini adalah memfasilitasi pelaku UMKM untuk berjualan di mall agar bisa naik kelas” ujar Bunda Sugih Ketua Alisah Khadijah selaku Ketua Panitia Gebyar UMKM.

PPKH Kabupaten Bekasi turut mengisi Gebyar UMKM dengan membuka 1 stand yang berisi produk UMKM buatan KPM Program Keluarga Harapan (PKH) se-Kabupaten Bekasi. Hal tersebut juga sejalan dengan tema yang diusung oleh Gebyar UMKM ini karena produk UMKM buatan KPM PKH ini sebagian besar dibuat oleh ibu-ibu penerima bantuan PKH. Seorang ibu yang kreatif menghasilkan produk yang bernilai jual dan dapat membantu perekonomian keluarga.

Produk UMKM buatan KPM PKH yang ada di stand yaitu:
1. Kue Bawang dari Desa Bantarjaya Kec. Pebayuran
2. Keripik singkong berbagai rasa dari Kec. Cikarang Timur
3. Bawang goreng terasi dari Desa Cijengkol Kec. Setu
4. Peyek dari Desa Lubangbuaya Kec. Setu
5. Sirup manggrove dari Kec. Muaragembong
6. Dodol pidada dari Kec. Muaragembong
7. Stik daun bluntas dari Kec. Muaragembong
8. Brownis dari Kec. Sukatani
9. Kue Cincin dari Kec. Sukatani
10. Telor Asin dari Kec. Sukakarya
11. Rangginan dari Kec. Cikarang Utara

Dengan adanya Gebyar UMKM ini PPKH Kabupaten Bekasi merasa terfasilitasi dalam memasarkan produk UMKM buatan KPM PKH agar semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Hal senada juga di katakan Ketua Forum Pedamping PKH Kabupaten Bekasi Makhroja melalui pesan singkat whatsapp

” Acara ini merupakan suatu kesempatan para KPM PKH yang ada di Kabupaten Bekasi untuk menunjukkan kreatifitas para KPM PKH di dunia UMKM untuk tampil di Mall, nanti juga ke depan menjadi program acara rutin di dinas dan juga agar dinas memperhatikan untuk packing dan pemasaran produk umkm tersebut” ungkap Oja panggilan akrabnya. (Adh)

Komentar