Sejarah Mencatat, Pertama Kalinya Pemkab Bekasi Peringati Hari Pahlawan di Makam KH. Ma’mun Nawawi

Advertorial838 Dilihat

CIBARUSAH – Pemerintah Kabupaten Bekasi mencatatkan sejarah baru dalam memperingati Hari Pahlawan Nasional dengan menyelenggarakan upacara di Lapangan Pondok Pesantren Al-Baqiyatussholihat yang terdapat makam KH. Raden Ma’mun Nawawi, Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah.

 

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, untuk pertama kalinya Pemkab Bekasi melaksanakan upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional di Komplek Pesantren Al-Baqiyatussholihat. Langkah tersebut juga sebagai dukungan pemerintah daerah dalam mengangkat dan mengusulkan nama KH. Raden Ma’mun Nawawi sebagai pahlawan nasional.

 

“Iya ini masih dalam upaya kita mendukung KH. R. Ma’mun Nawawi sebagai pahlawan nasional. Langkah-langkah akademis teknis sudah kita lakukan sesuai dengan prosedur, namun tentu saja simbolisnya juga perlu dilakukan, itulah yang kita lakukan melalui penyelenggaraan upacara di komplek pesantren beliau (KH. R. Ma’mun Nawawi),” ujar Dani seusai memimpin upacara sekaligus ziarah ke makam Kh. R. Ma’mun Nawawi pada Kamis (10/11/22).

 

Prosesi upacara berlangsung sangat khidmat dan haru, tatkala Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, BN, Kholik Qodratullah membacakan kalimat-kalimat perjuangan dari para pahlawan yang telah gugur terdahulu.

 

Dalam rangkaian kegiatan prosesi upacara peringatan hari pahlawan tersebut, Dani Ramdan juga memberikan simbolis Bantuan Sosial Uang (BSU) yang direncanakan kepada kelompok masyarakat yang diberikan kepada Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) DPC. Kabupaten Bekasi. Sekaligus memberikan pesan-pesan menyentuh kepada para veteran dan masyarakat di Hari Pahlawan Nasional tersebut.

 

“Untuk para veteran yang juga turut memberikan sumbangsihnya tenaga dan pikiran untuk Kemerdekaan Republik Indonesia kami melalui peringatan hari pahlawan ini memberikan rasa hormat, apresiasi, dan ucapan terimakasih atas jasa-jasa beliau,” katanya.

 

“Adapun untuk para pahlawan yang telah gugur mendahului tentu doa yang kita panjatkan agar jasa-jasa dan amal ibadahnya dicatat sebagai amal kebaikan sehingga para pahlawan kita mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” tambah Dani.

 

Camat Cibarusah Muhamad Kurnaepi mengaku sangat bersyukur atas apa yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam upaya memperjuangkan pahlawan asal Cibarusah sebagai pahlawan nasional. serta nama jalan provinsi yang prosesnya masih terus ditempuh hingga saat ini.

 

Prosesi upacara yang pertama kalinya dilakukan di Komplek Pondok Pesantren Al-Baqiyatussholihat ini juga menjadi sangat berarti bagi para pewaris dan keluarga besar dari KH. R. Ma’mun Nawawi. Sehingga apa yang telah dilakukan oleh Mama Cibogo (julukan KH. R. Ma’mun Nawawi) bagi Kabupaten Bekasi dihargai dengan penuh rasa hormat oleh pemerintah daerah.

 

“Perjuangan masyarakat Cibarusah pada umumnya dalam mengusung KH. R. Ma’mun Nawawi ini, kini menunjukkan rasa bahagianya dengan dilakukannya prosesi upacara hari pahlawan di tempat beliau,” kata Kurnaepi.

 

Saat ini sudah dilakukan penamaan KH. Ma’mun Nawawi di Ruang Rapat Bupati dan pergantian nama jalan provinsi masih terus berlangsung. Tim TP2GD proses pemberkasan pengusulan menjadi pahlawan nasional masih terus berlanjut.

 

Dia berpesan agar masyarakat Kabupaten Bekasi untuk terus dapat menghargai dan mengenang jasa-jasa para pahlawan dengan semangat nasionalisme yang mampu membawa kebaikan.

 

“Kita harus berterimakasih atas jasa pahlawan karena atas jasa-jasa beliau lah kita bisa hidup hingga saat ini menikmati hari kemerdekaan kita, tapi tentunya kita tidak boleh terlena Karena kedepan tentunya semakin banyak hal-hal yang harus tetap kita perjuangkan,” tutupnya. (Adv)

Komentar