Turap Rawalumbu Jadi Contoh Pengendali Banjir

Berita18 Dilihat

KOTA BEKASI – Penantian panjang warga Perumahan Bumi Bekasi Baru, Rawalumbu Utara, untuk terbebas dari ancaman banjir akhirnya terjawab, Jum’at (14/8/2026).

Pemerintah Kota Bekasi resmi merampungkan pembangunan turap di Daerah Aliran Sungai (DAS) Rawalumbu yang membentang di batas RW 12 Kelurahan Pengasinan dan RW 10 Kelurahan Sepanjang Jaya.

Kehadiran dinding penahan air ini disambut penuh suka cita oleh warga. Kawasan yang selama ini menjadi langganan luapan Kali Rawalumbu kini dilindungi turap menjulang setinggi 3,75 meter yang kokoh dan rapi.Suryana (50), warga RW 12 Pengasinan, mengaku lega.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Kalau dulu setiap hujan deras kami was-was air masuk rumah. Sekarang turapnya tinggi dan kokoh, tidur pun bisa nyenyak tanpa takut banjir,” ujarnya saat peresmian.

Tak hanya berfungsi vital sebagai pengendali debit air, proyek yang digarap kontraktor CV Arrahji ini juga memperhatikan aspek estetika.

Turap dibangun dengan kerapian tinggi, mengubah bantaran kali yang semula kumuh menjadi kawasan yang megah dan sedap dipandang. Paduan kekokohan dan keindahan memberi nilai tambah bagi lingkungan sekitar.

Peresmian turap dilakukan langsung oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, didampingi Kabid Bina Marga Sobirin, Kabid SDA Suroyo, Camat Rawalumbu, serta jajaran lurah setempat.

Pembangunan yang menelan waktu 150 hari kerja ini menelan biaya Rp4,48 miliar, mencakup turap sepanjang 176 meter di sisi kanan dan kiri kali, pelebaran aliran sepanjang 52 meter, serta pemasangan tujuh unit mesin pompa, tujuh rumah pompa, dan tujuh pintu air.

Meski hasil pembangunan di titik ini dinilai memuaskan, Tri Adhianto menegaskan pekerjaan belum selesai.

“Jembatan dari titik pertama sampai Carita sudah bagus. Tapi jangan berhenti di sini, harus dilanjutkan sampai Jembatan Carita. Penanganan harus utuh dari hulu sampai hilir,” tegasnya.

Tri juga mengingatkan pentingnya pemeliharaan berkelanjutan. Ia mengimbau masyarakat ikut menjaga kebersihan dan estetika fasilitas agar manfaatnya bertahan lama.

“Infrastruktur ini dibangun dengan uang rakyat. Mari kita rawat bersama agar tetap indah dan fungsional,” pesannya. (RED)